Signal Todays

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

Header Banner

Signal Todays

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
  • Stadion Mini Mustika Jaya, Ruang Publik Sederhana yang Menghidupkan Kebersamaan Warga Bekasi

  • Sadar Investasi Selagi Muda sebagai Strategi Literasi Keuangan Berkelanjutan

  • Transisi Penggunaan DJP ke Coretax: Transformasi Digital Administrasi Perpajakan Indonesia

  • Forest Hub LRT Jatibening, Ruang Hijau Urban Baru Penyeimbang Aktivitas Perkotaan

  • Teror Bom Molotov terhadap Influencer DJ Donny: Ancaman Nyata di Era Digital

  • Menyambut Tahun Baru di Bekasi: Tempat Favorit Tahun Baru Bekasi. hingga Cerita Mahasiswa

  • Alun-Alun Edu Forest Bekasi Jadi Favorit Warga Dua Hari Jelang Tahun Baru

  • Maarten Paes Jawab Rumor Kepindahan ke Persib Bandung: Klarifikasi di Tengah Isu Bursa Transfer Liga Indonesia

  • Rahasia di Balik Keindahan Shalawat

  • Alumni Bicara: SMK Industri Kreatif Bukan Sekadar Sekolah, Tapi Titik Awal Masa Depan Kami

News
Home›News›Lautan Kayu Gelondongan Tertahan di Bangunan Pesantren, Banjir Aceh Tamiang Jadi Sorotan

Lautan Kayu Gelondongan Tertahan di Bangunan Pesantren, Banjir Aceh Tamiang Jadi Sorotan

By Daya
19 December 2025
64
0
Share:
Lautan Kayu Gelondongan Tertahan di Bangunan Pesantren

signaltodays.com_Banjir Aceh Tamiang kembali menjadi sorotan publik setelah banjir bandang membawa ribuan kayu gelondongan dan menumpuk di kawasan permukiman warga. Peristiwa ini terjadi ketika arus banjir dari hulu sungai mengalir deras hingga menyeret batang-batang kayu berukuran besar. Menariknya, sebagian besar kayu gelondongan tersebut tertahan di kompleks sebuah pondok pesantren, sehingga membentuk pemandangan yang disebut warga sebagai “lautan kayu”.

Berdasarkan laporan lapangan, bangunan pesantren justru berperan layaknya benteng alami. Kayu-kayu besar yang terbawa banjir tertahan di area pesantren dan tidak melaju lebih jauh ke pemukiman padat penduduk. Kondisi ini dinilai turut mengurangi risiko kerusakan yang lebih parah di wilayah sekitar.

Kayu Menumpuk Hingga Beberapa Meter

Tumpukan kayu gelondongan terlihat memenuhi halaman dan sisi bangunan pesantren dengan ketinggian bervariasi. Di beberapa titik, kayu bahkan menumpuk hingga beberapa meter, menyulitkan proses pembersihan pascabanjir. Warga setempat bersama aparat dan relawan masih berupaya membersihkan area tersebut secara bertahap.

Baca Juga: Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra Tewaskan 731 Jiwa, Lebih dari 3,2 Juta Warga Terdampak

Selain merusak akses jalan, tumpukan kayu juga berdampak pada aktivitas warga dan santri. Beberapa fasilitas umum dilaporkan terganggu, termasuk aliran listrik dan distribusi air bersih di sejumlah wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang.

Dugaan Kerusakan Lingkungan Jadi Perhatian

Peristiwa banjir yang disertai kayu gelondongan dalam jumlah besar ini kembali memunculkan kekhawatiran terkait kondisi lingkungan di wilayah hulu sungai. Banyak pihak menilai, fenomena tersebut tidak bisa dilepaskan dari kerusakan ekosistem dan berkurangnya kawasan resapan air.

Kayu-kayu yang hanyut diduga berasal dari wilayah hulu yang mengalami tekanan lingkungan cukup tinggi. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan asal-usul kayu gelondongan tersebut.

Upaya Penanganan dan Mitigasi Bencana

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan material banjir dan pendataan kerusakan. Fokus utama saat ini adalah memulihkan akses warga, memastikan keselamatan lingkungan pesantren, serta mencegah banjir susulan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan lingkungan dan daerah aliran sungai secara berkelanjutan. Tanpa upaya mitigasi yang serius, risiko banjir bandang dengan dampak besar dikhawatirkan akan terus berulang di wilayah rawan seperti Aceh Tamiang.

Banjir Aceh Tamiang dengan lautan kayu gelondongan yang tertahan di bangunan pesantren tidak hanya menjadi peristiwa bencana, tetapi juga sinyal peringatan. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menjaga keseimbangan alam demi keselamatan bersama.

Tagsbanjir Aceh Tamiangbanjir akibat kerusakan lingkunganbanjir bandang Acehbanjir dan kayu gelondonganbencana alam Acehberita Aceh hari inidampak banjir Acehkayu gelondongan Acehlingkungan Aceh Tamiangpesantren Aceh Tamiang
Previous Article

Seminar Beyond AI Outlook 2026 UBSI Bekasi: ...

Next Article

SMK Nurul Hikmah 2 Bekasi Gelar Workshop ...

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Daya

Related articles More from author

  • Banjir Tanpa Sebab, Kayu Tanpa Asal: Ketika Negara Menyangkal Jejak di Hulu
    CendekiaOpini

    Banjir Tanpa Sebab, Kayu Tanpa Asal: Ketika Negara Menyangkal Jejak di Hulu

    21 December 2025
    By Daya
  • Paus Fransiskus Isaratkan Membolehkan Pernikahan Sesama Jenis
    News

    Paus Fransiskus Isaratkan Membolehkan Pernikahan Sesama Jenis

    5 October 2023
    By Daya
  • Hari Buruh Dunia: Momen untuk Menghargai Upah dan Perlindungan Hak Buruh
    NewsPolitik

    Hari Buruh Dunia: Momen untuk Menghargai Upah dan Perlindungan Hak Buruh

    1 May 2024
    By Daya
  • NewsPendidikan

    Lewat Hangout Campus Online, Mahasiswa Universitas BSI Cikampek Sharing Ilmu Build Ability to Reach your Achievement

    15 December 2022
    By Syifa
  • News

    Penyebaran PMK, Bupati Karawang Pastikan Stok Hewan Kuran Aman

    24 June 2022
    By Daya
  • Berita Duka : Rizal Ramli Tutup Usia
    News

    Berita Duka : Rizal Ramli Tutup Usia

    3 January 2024
    By Daya

Artikel Terbaru

  • 14 January 2026

    Stadion Mini Mustika Jaya, Ruang Publik Sederhana yang Menghidupkan Kebersamaan Warga Bekasi

  • 13 January 2026

    Sadar Investasi Selagi Muda sebagai Strategi Literasi Keuangan Berkelanjutan

  • 12 January 2026

    Transisi Penggunaan DJP ke Coretax: Transformasi Digital Administrasi Perpajakan Indonesia

  • 8 January 2026

    Forest Hub LRT Jatibening, Ruang Hijau Urban Baru Penyeimbang Aktivitas Perkotaan

  • 3 January 2026

    Teror Bom Molotov terhadap Influencer DJ Donny: Ancaman Nyata di Era Digital

logo

SignalTodays adalah situs berita online Indonesia yang dipublikasikan oleh PT. Signal Indonesia.

Situs berita online dengan tagline “Transparan dan Terpercaya”

Tentang Kami

  • Informasi Publish Berita : 0812 81818 516
  • info@signaltodays.com
  • Tim Redaksi

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
© Copyright SignalTodays. All rights reserved.