Pelatihan Web Design WordPress untuk Meningkatkan Pengelolaan Konten Pemuda Muhammadiyah Purworejo

signaltodays.com_Dosen Program Studi Teknologi Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melakukan pengabdian masyarakat pada Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kab. Purworejo. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara Online (Daring) dengan tema ‘Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Web Design dengan WordPress dalam meningkatkan pengelolaan konten informasi Pada Pemuda Muhammadiyah Kab. Purworejo, pada Minggu (21/12/2025).
Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok dosen Program Studi Teknologi Informasi Universitas BSI yang diketuai Muhammad Hilman dan tim Mareanus Lase, Muhmmad Qoma ruddin, serta dibantu mahasiswa yaitu Salma Nabila Azzahra dan Muhammad Rizky Hidayat sebagai tim pendukung.

Dibuka oleh M. Hilman sebagai ketua, kemudian Mareanus Lase selaku tutor menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan solusi dari beberapa permasalahan yang dihadapi oleh anggota Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kab. Purworejo, begitu juga oleh generasi muda lain di daerah lainnya. Melihat pesatnya pengetahuan tekhnologi pendukung komunikasi brand saat ini dan penggunaan website sebagai media konten yang menarik ternyata semakin marak dimanfaatkan. Pengetahuan branding skill menjadi salah satu keterampilan bagi sebuah organisasi. Pengetahuan branding menjadi dasar bagi sebuah organisasi untuk memperkenalkan profil dan benefit yang ditawarkan dari sebuah organisasi kepada masyarakat luas. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya keterampilan penggunaan website yang mumpuni sebagai media distribusi konten bagi sebuah organisasi.
“Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Web Design dengan WordPress dalam meningkatkan pengelolaan konten informasi ini dapat diimplementasikan oleh anggota Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kab. Purworejo, dimana dengan tingkat literasi digital yang baik mungkin lebih cenderung menggunakan website wordpress yang dapat membantu mereka mengelola branding oraganisasi dengan lebih menarik meningkatkan awareness masyarakat terhadap oraganisasi masyarakat.” kata Hilman, Minggu (21/12).
Ditambahkan oleh tim tutor Lase serta M. Qomar, pemahaman yang buruk tentang Branding Communication skill akan menghambat perkembangan sebuah organisasi dimata masyarakat luas, tidak hanya itu, memungkinkan menjadi citra buruk bagi sebuah organisasi yang tidak bisa menyampaikan berbagai aktifitas kegiatan yang bermanfaat dengan baik kepada masyarakat luas..
“Dengan berbagi ilmu bersama para Remaja disini, semoga mereka mampu untuk meningkatkan branding organisasi khususnya dalam mengelola koten publikasi bagi organisasi dengan bijak melalui aplikasi platform digital yang mudah diakses.” ungkap Lase
Sementara itu, peserta merasa sangat senang serta terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan ini, serta berharap kegiatan serupa dapat sering dilaksanakan. Seperti yang diungkapkan oleh perwakilan peserta, “ia mengaku memperoleh pemahaman terkait pentingnya konsep manajemen distribusi konten untuk perkembangan sebuah oraganisasi masyarakat. Memberikan citra positif kepada masyarakat sekitar utntuk meningkatkan kepercayaan dan kontribusi positif di tengah-tengah masyarakat.





