Signal Todays

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

Header Banner

Signal Todays

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
  • Stadion Mini Mustika Jaya, Ruang Publik Sederhana yang Menghidupkan Kebersamaan Warga Bekasi

  • Sadar Investasi Selagi Muda sebagai Strategi Literasi Keuangan Berkelanjutan

  • Transisi Penggunaan DJP ke Coretax: Transformasi Digital Administrasi Perpajakan Indonesia

  • Forest Hub LRT Jatibening, Ruang Hijau Urban Baru Penyeimbang Aktivitas Perkotaan

  • Teror Bom Molotov terhadap Influencer DJ Donny: Ancaman Nyata di Era Digital

  • Menyambut Tahun Baru di Bekasi: Tempat Favorit Tahun Baru Bekasi. hingga Cerita Mahasiswa

  • Alun-Alun Edu Forest Bekasi Jadi Favorit Warga Dua Hari Jelang Tahun Baru

  • Maarten Paes Jawab Rumor Kepindahan ke Persib Bandung: Klarifikasi di Tengah Isu Bursa Transfer Liga Indonesia

  • Rahasia di Balik Keindahan Shalawat

  • Alumni Bicara: SMK Industri Kreatif Bukan Sekadar Sekolah, Tapi Titik Awal Masa Depan Kami

CendekiaOpini
Home›Opini›Cendekia›Kebiasaan Penggunaan Tanah Irigasi di Kabupaten Karawang: Studi Mendalam

Kebiasaan Penggunaan Tanah Irigasi di Kabupaten Karawang: Studi Mendalam

By Daya
5 September 2025
161
0
Share:
Kebiasaan Penggunaan Tanah Irigasi di Kabupaten Karawang: Studi Mendalam
Oleh Suhardi | Dosen UBSI Karawang

signaltodays.com_Kabupaten Karawang dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat, dengan produksi gabah kering panen mencapai lebih dari 1,3 juta ton per tahun dan total luas sawah irigasi sekitar 94.500 hektare republika.id. Porsi lahan pertanian mencapai sekitar 63%, membuktikan dominasi sektor agraria dalam penggunaan ruang Karawang Eprints Undip. Tanah irigasi Karawang dengan kondisi geografis dataran rendah dan dekat dengan pantai menjadikan sistem irigasi sebagai tulang punggung ketahanan pangan lokal E-Journal Fisip Unjani.

Sistem Irigasi dan Pemanfaatan Air

Salah satu sistem irigasi utama adalah Daerah Irigasi Parakan Badak dengan luas sekitar 167 hektare, terdiri dari beberapa saluran irigasi tersier seperti BPB 1 KI, BPB 2 KI, dan BPB 4 KI Jurnal Polbangtan Manokwari. Pemanfaatan air irigasi di Karawang semakin efisien melalui pompanisasi dalam Program Percepatan Area Tanam (PAT), yang telah mencapai 100% target irigasi pada lahan seluas 2.895 hektare BBPP Ketindan. Ini menunjukkan kebiasaan adaptif petani dalam memanfaatkan teknologi sederhana untuk menjamin ketersediaan air.

Ekonomi Pertanian dan Stabilitas Pangan

Karawang secara konsisten surplus beras; dengan rata-rata produksi gabah 1,3 juta ton, kebutuhan lokal sekitar 220 ribu ton saja republika.id. Fakta ini menggarisbawahi pentingnya tanah irigasi sebagai penopang produksi pangan nasional dan regional. Kebiasaan petani menggunakan sistem irigasi untuk menanam padi secara kontinu sangat strategis dalam menjaga kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Tantangan Alih Fungsi Lahan dan Urbanisasi

Meski tanah irigasi Karawang amat luas, lahan pertanian Karawang terus berkurang akibat alih fungsi ke industri, residensial, dan komersial. Dari periode 2000–2023, luas lahan pertanian menurun dari sekitar 116.000 hektare menjadi 87.000 hektare (LP2B) Antara News. Kecamatan seperti Purwasari mencatat konversi lahan terbesar, karena dorongan urbanisasi, investasi, dan ketersediaan lahan terbatas Jurnal Universitas Galuh. Fenomena ini sebenarnya mengikis kesempatan petani lokal memanfaatkan tanah irigasi secara optimal.

Persepsi dan Tradisi Petani

Secara budaya, petani di Karawang menunjukkan kedisiplinan tinggi dalam menjaga sistem irigasi. Mulai dari gotong royong memperbaiki saluran hingga pemanfaatan jadwal irigasi secara bergilir. Tradisi ini mendukung keberlanjutan lahan dan produktivitas pertanian. Namun, tekanan ekonomi dan perubahan demografis harus diwaspadai agar kebiasaan tradisional ini tidak cepat pudar.

Kebiasaan penggunaan tanah irigasi di Karawang adalah kombinasi efisiensi, tradisi, dan respons terhadap tuntutan pangan. Untuk mempertahankan hal ini, perlunya kebijakan kuat dari pemerintah daerah, seperti insentif pertanian, konservasi lahan, dan pembatasan alih fungsi. Pelestarian lahan irigasi tetap menjadi kunci mempertahankan peranan Karawang sebagai lumbung padi andalan Jawa Barat dan Indonesia.

Tagsalih fungsi lahan sawahirigasi pertanian Karawangkeberlanjutan irigasi Karawanglahan irigasi Karawanglumbung padi Jawa Baratpertanian irigasi berkelanjutanpompanisasi Karawangsistem irigasi Parakan Badaksurplus beras Karawangtanah irigasi Karawang
Previous Article

Program Studi S1 Teknologi Informasi UBSI PSDKU ...

Next Article

Inovasi Pembelajaran Daring di Era Digital: Strategi ...

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Daya

Related articles More from author

  • Pentingnya Konseling Pendidikan untuk Mahasiswa dan Manfaatnya
    CendekiaPendidikan

    Pentingnya Konseling Pendidikan untuk Mahasiswa dan Manfaatnya

    3 June 2024
    By Daya
  • Gejala dan Dampak baby blues pasca melahirkan, Waspada!
    CendekiaKesehatan

    Gejala dan Dampak Baby Blues: Memahami Perubahan Emosional Setelah Melahirkan

    28 September 2025
    By Daya
  • 7 Rahasia Lolos Beasiswa LPDP 2025 yang Tidak Pernah Dibagikan di Forum
    CendekiaPendidikan

    7 Rahasia Lolos Beasiswa LPDP 2025 yang Tidak Pernah Dibagikan di Forum

    19 September 2025
    By Daya
  • PRAWARA JURNAL ABDIMAS, Penerbit Artikel Pengabdian Masyarakat
    CendekiaOpini

    Konseling Mahasiswa Menjelang Ujian Akhir Semester

    4 July 2024
    By Daya
  • Mengelola Keuangan Mahasiswa: Panduan untuk Hidup Hemat dan Cerdas
    CendekiaOpini

    Mengelola Keuangan Mahasiswa: Panduan untuk Hidup Hemat dan Cerdas

    12 July 2024
    By Daya
  • Call for Paper: Jurnal Profitabilitas Vol. 5 No. 1 Juni 2025 – Submit Sekarang!
    CendekiaPendidikan

    Call for Paper: Jurnal Profitabilitas Vol. 5 No. 1 Juni 2025 – Submit Sekarang!

    15 January 2025
    By Daya

Artikel Terbaru

  • 14 January 2026

    Stadion Mini Mustika Jaya, Ruang Publik Sederhana yang Menghidupkan Kebersamaan Warga Bekasi

  • 13 January 2026

    Sadar Investasi Selagi Muda sebagai Strategi Literasi Keuangan Berkelanjutan

  • 12 January 2026

    Transisi Penggunaan DJP ke Coretax: Transformasi Digital Administrasi Perpajakan Indonesia

  • 8 January 2026

    Forest Hub LRT Jatibening, Ruang Hijau Urban Baru Penyeimbang Aktivitas Perkotaan

  • 3 January 2026

    Teror Bom Molotov terhadap Influencer DJ Donny: Ancaman Nyata di Era Digital

logo

SignalTodays adalah situs berita online Indonesia yang dipublikasikan oleh PT. Signal Indonesia.

Situs berita online dengan tagline “Transparan dan Terpercaya”

Tentang Kami

  • Informasi Publish Berita : 0812 81818 516
  • info@signaltodays.com
  • Tim Redaksi

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
© Copyright SignalTodays. All rights reserved.