Signal Todays

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

Header Banner

Signal Todays

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
  • UBSI Hadir di Edufair SMAN 19 Kota Bekasi, Dukung Siswa Siapkan Masa Depan Pendidikan di Bekasi

  • Stadion Mini Mustika Jaya, Ruang Publik Sederhana yang Menghidupkan Kebersamaan Warga Bekasi

  • Sadar Investasi Selagi Muda sebagai Strategi Literasi Keuangan Berkelanjutan

  • Transisi Penggunaan DJP ke Coretax: Transformasi Digital Administrasi Perpajakan Indonesia

  • Forest Hub LRT Jatibening, Ruang Hijau Urban Baru Penyeimbang Aktivitas Perkotaan

  • Teror Bom Molotov terhadap Influencer DJ Donny: Ancaman Nyata di Era Digital

  • Menyambut Tahun Baru di Bekasi: Tempat Favorit Tahun Baru Bekasi. hingga Cerita Mahasiswa

  • Alun-Alun Edu Forest Bekasi Jadi Favorit Warga Dua Hari Jelang Tahun Baru

  • Maarten Paes Jawab Rumor Kepindahan ke Persib Bandung: Klarifikasi di Tengah Isu Bursa Transfer Liga Indonesia

  • Rahasia di Balik Keindahan Shalawat

CendekiaTraveller
Home›Opini›Cendekia›Jamu Gendong Hamzah Batik Malioboro

Jamu Gendong Hamzah Batik Malioboro

By Daya
3 February 2022
777
0
Share:
jamu gendong hamzah batik

Signaltodays.com_Pengalaman saya memang bukan pertama kali ke Jogyakarta, Namun ternyata jika dihitung sudah hampir 7 tahun saya tidak mengunjungi kota selaksa makna itu.

Lirik lagu Katon Bagaskara terngiang masuk celah telingan, seolah berbisik lirih “ Selamat datang kembali di Yogyakarta”. Semakin mendekati daerah perbatasan Purworejo rasa semakin kuat.

Bukan dalam rangka liburan saya berlabuh di kota itu. Hanya beruntung saja saya diajak untuk rapat kerja di Kampus UBSI Yogyakarta. Selesai rapat hasratku tak terbendung menghirup udara Malioboro. Bergegas menyela kemacetan aktifitas warga asli, klakson kendaraan tak banyak berbunyi. Padahal dalam kondisi macet seperti itu biasanya klakson bersautan mewakili amarah pengendara.

Sesaat masuk malioboro, yah…. memang area itu berbeda, Suasana dan aromanya  berbeda sekali. Cuaca bagus tak hujan, tak juga terik. Wisatawan ramai riuh berdatangan memasuki sela-sela jalan malioboro. Joki becak, andong, dan penjaga toko ramah betul menyapa sambil mengajak mampir atau memakai jasanya.

jamu gendong hamzah batik

Saya dan kedua rekan saya putuskan masuk Hamzah Batik, sebenarnya bukan maksud membeli, tapi saya pingin tau saja dalamnya. “ silahkan masuk mas” rona ramah bapak penjaga toko. Hmmmm… aroma dupa bercampur bunga-bunga terbakar api amat menyengat di hidung. Yah… masih suasana imlek, dekorasi khas warna merah dengan shio macan air terpampang di hadapan.

Baca Juga: 3 Cara Mengunduh Video dari Youtube

Cekrek…foto! Selangkah ke kanan sudah disambut senyum mba Dewi penjaja jamu gendong mengajak duduk di bangku kecil, berbincang sedikit. Hanya butuh 2 kata “ Jamu mas…?” dengan nada khas. Sontak kami menjawab “ njih mba” seolah terhipnotis kami langsung mengangguk.

Dengan mangkuk dari batok kelapa, jamu itu tiada tara. Rasanya asam manis legit tanpa koma. Yah enak, harganya pun hanya 3000 perbatok. Murah bukan?. Seteguk demi seteguh saya nikmari rasanya, resapi suasananya. Luar biasa, tak terlukiskan oleh kata. Yogyakarta Istimewa di hati siapapun. 

Tagsbatik hamzahBatik Malioborojamu gendongJamu Gendong HamzahKuliner Khas YogyakartamalioboroOleh-oleh Khas MalioboroPenjual Jamu MalioboroPesona Budaya MalioboroPusat Kota YogyakartaSeni Melayani Jamu Tradisional.Tradisi Penyajian JamuUBSI YogyakartaWarisan Kuliner Yogyakarta
Previous Article

Shio Macan Air : Makna Hujan di ...

Next Article

Universitas BSI Kampus Cikampek Akan Menyelenggarakan Vaksinasi ...

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Daya

Related articles More from author

  • CendekiaOpini

    Program Adiwiyata: Membangun Kesadaran Lingkungan Demi Masa Depan Alam yang Berkelanjutan

    30 September 2024
    By Daya
  • Hikmah Jumat: Bahaya Riba dalam Kehidupan Sehari-hari
    Cendekia

    Hikmah Jumat: Bahaya Riba dalam Kehidupan Sehari-hari

    20 June 2025
    By Daya
  • Teras Kaca Karapyak Pangandaran
    Traveller

    Teras Kaca Karapyak Pangandaran, Spot Foto

    24 October 2020
    By Herli
  • CendekiaOpini

    Menggali Nilai Perusahaan di Era Digital: Meningkatkan Keunggulan Kompetitif

    5 May 2024
    By Daya
  • 7 Keunikan Kota Karawang yang Perlu Diketahui
    CendekiaOpini

    7 Keunikan Kota Karawang yang Perlu Diketahui

    11 August 2025
    By Daya
  • LifestyleNewsTraveller

    Jaga Ketat Pemudik : Polres Karawang berlakukan 14 titik Check Point

    5 May 2021
    By Daya

Artikel Terbaru

  • 19 January 2026

    UBSI Hadir di Edufair SMAN 19 Kota Bekasi, Dukung Siswa Siapkan Masa Depan Pendidikan di Bekasi

  • 14 January 2026

    Stadion Mini Mustika Jaya, Ruang Publik Sederhana yang Menghidupkan Kebersamaan Warga Bekasi

  • 13 January 2026

    Sadar Investasi Selagi Muda sebagai Strategi Literasi Keuangan Berkelanjutan

  • 12 January 2026

    Transisi Penggunaan DJP ke Coretax: Transformasi Digital Administrasi Perpajakan Indonesia

  • 8 January 2026

    Forest Hub LRT Jatibening, Ruang Hijau Urban Baru Penyeimbang Aktivitas Perkotaan

logo

SignalTodays adalah situs berita online Indonesia yang dipublikasikan oleh PT. Signal Indonesia.

Situs berita online dengan tagline “Transparan dan Terpercaya”

Tentang Kami

  • Informasi Publish Berita : 0812 81818 516
  • info@signaltodays.com
  • Tim Redaksi

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
© Copyright SignalTodays. All rights reserved.