Mengulas Kekurangan Mobil EV Jaecoo J5: Apa yang Harus Anda Pertimbangkan?

signaltodays.com_Kehadiran Jaecoo J5 di pasar otomotif Indonesia pada awal 2026 memang membawa angin segar. Terutama bagi pecinta compact SUV listrik dengan harga ekonomis. Dengan banderol yang kompetitif, banyak calon pembeli yang terpikat oleh desain eksteriornya yang gagah dan futuristik. Namun, sebagai konsumen yang cerdas. Apakah Jaecoo J5 benar-benar tanpa celah?
Tentu saja tidak. Setiap kendaraan memiliki kompromi, terutama ketika produsen berusaha menekan harga agar tetap di bawah Rp300 juta. Berikut adalah analisis mendalam mengenai beberapa kekurangan mobil EV Jaecoo J5 yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk meminangnya. Yuk disimak kekurangan Jaecoo J5!
1. Kekedapan Kabin dan Isu Noise, Vibration, Harshness (NVH)
Salah satu aspek kekurangan Jaecoo J5 yang paling sering dikeluhkan saat pengujian jalan adalah tingkat kekedapan kabin. Meskipun mobil listrik dikenal senyap karena tidak adanya suara mesin pembakaran, hal ini justru membuat suara dari luar menjadi lebih terdengar jika peredaman tidak maksimal. Pada Jaecoo J5, suara gesekan ban dengan aspal (road noise) terasa cukup dominan masuk ke dalam kabin, terutama saat melaju di atas kecepatan 60 km/jam. Bagi Anda yang mendambakan keheningan total ala mobil listrik premium, poin ini mungkin akan sedikit mengecewakan.
2. Ergonomi Kursi Belakang yang Kurang Nyaman
Seringkali, produsen berfokus pada kenyamanan pengemudi dan melupakan penumpang di baris kedua. Pada Jaecoo J5, posisi duduk di bagian belakang terasa agak kaku karena sandaran kursi (backrest) yang cukup tegak dan tidak memiliki fitur recline. Selain itu, karena penempatan baterai di bawah lantai, posisi kaki penumpang belakang cenderung agak tinggi (posisi jongkok ringan), yang bisa melelahkan untuk perjalanan jarak jauh menuju luar kota, seperti rute Bekasi ke Bandung. Material busa pada jok belakang pun terasa sedikit lebih keras dibandingkan jok depan yang lebih empuk dan suportif.
3. Kualitas Material Interior yang Terasa “Budget-Friendly”
Meskipun secara visual interior Jaecoo J5 terlihat mewah berkat layar sentuh besar yang mendominasi dasbor, sentuhan fisik memberikan cerita berbeda. Di beberapa bagian yang jarang terlihat, seperti panel pintu bagian bawah dan konsol tengah bawah, penggunaan material plastik keras masih sangat dominan. Hal ini memang wajar untuk menekan biaya, namun bagi mereka yang terbiasa dengan detail soft-touch, kualitas material ini mungkin terasa kurang berkelas.

Mobil jaecoo J5 saat dipamerkan dalam exibition di JEXpo
4. Detail Komponen Fisik dan Build Quality
Dalam pengamatan lebih dekat, terdapat beberapa detail build quality yang masih perlu ditingkatkan. Gagang pintu atau door handle terasa sangat ringan dan memberikan impresi yang kurang kokoh saat ditarik. Selain itu, beberapa unit pengujian menunjukkan bahwa penutup bagasi otomatis terkadang membutuhkan dua kali percobaan untuk benar-benar terkunci dengan rapat. Hal-hal kecil seperti ini menunjukkan bahwa kontrol kualitas akhir masih memiliki ruang untuk perbaikan.
5. Sistem Hiburan dan Antarmuka yang Minimalis
Sistem audio pada Jaecoo J5 memiliki karakter suara yang cenderung “flat” atau datar. Bagi pecinta audio berkualitas tinggi, Anda mungkin merasa perlu melakukan upgrade pada sektor speaker. Selain itu, panel instrumen digital di balik kemudi memiliki tampilan yang sangat mendasar dan minim kustomisasi jika dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya.
Cerdas Memilih Kendaraan Listrik
Memahami kekurangan mobil EV Jaecoo J5 bukan berarti mobil ini tidak layak beli. Sebaliknya, informasi ini membantu Anda menyesuaikan ekspektasi dengan budget yang dikeluarkan. Objektivitas dan ketelitian dalam melakukan riset adalah kunci utama sebelum mengambil keputusan besar. Jaecoo J5 tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang memprioritaskan gaya dan efisiensi biaya, namun Anda harus siap dengan beberapa kekurangan di sisi kenyamanan dan detail material. Demikian kekurangan Jaecoo J5.





