Signal Todays

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

Header Banner

Signal Todays

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
  • Penipuan Berkedok Cluster Syariah di Kabupaten Karawang

  • Rambu RHK Sering Diserobot, Kurangnya Kesadaran Pengendara Jadi Sorotan

  • Umroh Backpacker: Antara Tren Hemat, Risiko Hukum, dan Pentingnya Kepatuhan Regulasi

  • Penipuan Berkedok Cluster Syariah di Kabupaten Karawang: Kajian Fenomena, Pola, dan Tantangan Perlindungan Konsumen

  • Rush Hour 4 Resmi Kembali Diproduksi, Jackie Chan dan Chris Tucker Reuni setelah Penantian Panjang

  • 7 Tips Memilih Sepatu untuk Pendaki Pemula dari Perspektif Pendaki Profesional

  • Layanan Internet Batang Toru Segera Pulih, PLN Icon Plus Kebut Perbaikan

  • Wisuda: Lebih dari Sekadar Upacara, Tetapi Titik Awal Perjalanan Baru

  • Tren Liburan Akhir Tahun: Destinasi Alam dan Wisata Keluarga Jadi Pilihan Favorit Masyarakat

  • Berapa Sih Rate Gaji Lulusan DKV? Ini Penjelasan Lengkapnya

News
Home›News›Erick Thohir di Pusaran Politik dan Sepak Bola

Erick Thohir di Pusaran Politik dan Sepak Bola

By Daya
22 October 2025
115
0
Share:
Erick Thohir di Pusaran Politik dan Sepak Bola

signaltodays.com_Erick Thohir, sosok yang dikenal multi-peran, kembali menjadi sorotan publik. Pada Senin, 20 Oktober 2025, Ketua Umum PSSI ini tampak hadir di Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk mengikuti sidang kabinet paripurna. Kehadiran Erick Thohir kali ini bukan dalam kapasitasnya sebagai bos federasi sepak bola nasional, melainkan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Momen ini menjadi penegasan atas peran barunya di pemerintahan, setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025. Namun, di tengah hiruk pikuk agenda negara tersebut, benak Erick Thohir barangkali dipenuhi bayang-bayang dan penyesalan terkait keputusan kontroversialnya di Timnas Indonesia. berikut kesalahan besar Eric Thohir.

Jabatan Baru dan Beban Lama: Erick  sebagai Menpora dan Ketua PSSI

Sejak dilantik sebagai Menpora, Erick  memang dituntut fokus menjalankan tugas kenegaraan di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dilansir dari laman resmi Kemenpora, kehadirannya di sidang kabinet paripurna didampingi oleh Wakil Menpora, Taufik Hidayat. Di lingkungan istana, ia kini berada dalam pusaran kebijakan dan program strategis nasional. Namun, publik sepak bola tak bisa lupa bahwa Erick Thohir juga mengemban tanggung jawab besar sebagai Ketua Umum PSSI. Sebuah posisi yang kerap memunculkan drama dan polemik.

Keputusan besar yang kini terus menghantui kiprah Erick Thohir di sepak bola nasional adalah pemecatan Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan yang telah bekerja impresif selama lima tahun di Timnas Indonesia. Secara mengejutkan diberhentikan pada Januari 2025. Dengan penuh percaya diri, Erick Thohir kemudian menunjuk legenda Belanda, Patrick Kluivert, sebagai pengganti. Keputusan ini menuai kritik tajam, mengingat Kluivert tidak memiliki rekam jejak mentereng sebagai juru taktik profesional, meskipun kariernya sebagai pemain sangat cemerlang. Eksperimen ini, sayangnya, berujung pahit dan menambah daftar panjang masalah Erick Thohir di PSSI.

Patrick Kluivert, Kesalahan yang Mengharuskan Erick Thohir Menjilat Ludah Sendiri

Sepuluh bulan adalah durasi yang cukup untuk membuktikan bahwa penunjukan Kluivert adalah kesalahan besar yang dilakukan Erick . Patrick Kluivert gagal total, puncaknya adalah kegagalan Timnas Indonesia melaju dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat. Skenario buruk ini memaksa Erick  untuk menarik keputusannya sendiri. Kluivert dipecat, dan untuk kedua kalinya dalam satu tahun, Erick Thohir harus kembali mencari pelatih Timnas Indonesia yang baru, kali ini dengan tuntutan untuk tidak boleh salah langkah lagi.

Situasi ini menempatkan Erick Thohir dalam posisi yang sulit. Dalam setiap konferensi pers yang ia gelar, terutama setelah dilantik menjadi Menpora, ia selalu berkelit dan enggan menjawab pertanyaan spesifik mengenai polemik Kluivert. Ia berdalih bahwa saat itu ia sedang berbicara sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, bukan sebagai Ketua PSSI. Meski demikian, sebagai figur publik dan pemimpin dua institusi penting, tekanan untuk segera menyelesaikan urusan pelatih Timnas Indonesia yang berkualitas dan berkompeten terus membayangi.

Sindiran “Coach” Prabowo: Kapan Erick  Menyelesaikan Urusan Pelatih?

Di tengah situasi “kepala sedang pening” yang dialami Erick , sebuah pidato yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna seolah menjadi sindiran halus. Presiden berusia 74 tahun itu menggunakan metafora sepak bola untuk menggambarkan kerja kabinet.

“Kalau ibarat kita adalah tim sepak bola, saya boleh dianggap sebagai manajer, coach,” ujar Presiden Prabowo.

Ia melanjutkan, “Saudara-saudara (para menteri) adalah pemain-pemain.”

Presiden Prabowo, sang “Coach,” kemudian menjelaskan pembagian peran dalam timnya. Ia baru saja menggeser Erick Thohir, yang dinilai sebagai pemain versatile, dari Menteri BUMN ke posisi Menpora.

“Dalam babak-babak pertama ini, awal-awal kita ada yang striker, ada yang bertahan, ada yang cadangan masih menunggu kapan diperankan secara maksimal,” tutur Prabowo, menambahkan, “Walaupun saya mengerti, Saudara-saudara sudah mengambil inisiatif, sudah bergerak masing-masing.”

Pidato ini, meskipun konteksnya adalah kerja pemerintahan, terasa relevan dan menohok bagi Erick Thohir. Pertanyaan besar yang tersirat adalah: Kapan “pemain” yang kini menjabat sebagai Menpora ini akan menyelesaikan urusan krusial di PSSI, yaitu penunjukan pelatih Timnas Indonesia yang tepat? Kesalahan masa lalu telah menciptakan lubang besar. Kini, dengan peran ganda yang ia emban. Publik berharap Erick Thohir dapat segera menunjukkan inisiatif dan keputusan yang benar demi masa depan Timnas Indonesia yang lebih cerah. Demikian kesalahan besar Eric Thohir.

TagsErick Thohirkesalahan besar di Timnas IndonesiaKetua Umum PSSIMenporaMenteri Pemuda dan OlahragaPatrick Kluivertpelatih Timnas IndonesiaPresiden Prabowo Subiantosidang kabinet paripurnatimnas indonesia
Previous Article

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Pelajari Rencana ...

Next Article

Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Public Speaking ...

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Daya

Related articles More from author

  • Indonesia VS Afganistan
    Olahraga

    Timnas Indonesia Siap Tampil All Out Lawan Afganistan

    16 November 2021
    By Arsyah
  • saddil ramdani pulang
    Olahraga

    Terkendala Izin : Saddil Ramdani Akhirnya Bisa Pulang

    3 November 2021
    By Daya
  • Olahraga

    Bantai Nepal 7-0 : Timnas Pastikan Lolos Piala Asia 2023

    16 June 2022
    By Daya
  • Timnas Indonesia Melaju ke Semifinal Thomas Cup 2024
    Olahraga

    Timnas Indonesia Melaju ke Semifinal Thomas Cup 2024

    4 May 2024
    By Daya
  • Olahraga

    Timnas Indonesia Siap Rebut Tempat di Kualifikasi Asian Cup 2023

    11 October 2021
    By Daya
  • Timnas Indonesia Akan Bertemu Malaysia dilanjutan Piala AFF 2020
    Olahraga

    Timnas Indonesia Akan Bertemu Malaysia dilanjutan Piala AFF 2020

    19 December 2021
    By Arsyah

Artikel Terbaru

  • 9 December 2025

    Penipuan Berkedok Cluster Syariah di Kabupaten Karawang

  • 9 December 2025

    Rambu RHK Sering Diserobot, Kurangnya Kesadaran Pengendara Jadi Sorotan

  • 8 December 2025

    Umroh Backpacker: Antara Tren Hemat, Risiko Hukum, dan Pentingnya Kepatuhan Regulasi

  • 8 December 2025

    Penipuan Berkedok Cluster Syariah di Kabupaten Karawang: Kajian Fenomena, Pola, dan Tantangan Perlindungan Konsumen

  • 8 December 2025

    Rush Hour 4 Resmi Kembali Diproduksi, Jackie Chan dan Chris Tucker Reuni setelah Penantian Panjang

logo

SignalTodays adalah situs berita online Indonesia yang dipublikasikan oleh PT. Signal Indonesia.

Situs berita online dengan tagline “Transparan dan Terpercaya”

Tentang Kami

  • Informasi Publish Berita : 0812 81818 516
  • info@signaltodays.com
  • Tim Redaksi

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
© Copyright SignalTodays. All rights reserved.