Signal Todays

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

Header Banner

Signal Todays

  • Beranda
  • News
  • Pendidikan
  • Loker
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
    • Film
    • Kesehatan
    • Tips and Trik
  • Traveller
  • UMKM
  • Opini
    • Cendekia
  • Lebih dari Sekadar Bumbu Dapur, Ini 5 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

  • Jemput Masa Depan, UBSI Bekasi Sosialisasi Beasiswa Jalur Undangan di SMK Teratai Putih Global 2

  • Berbagi Sesama Insan UBSI Bekasi: Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen Hadirkan Kepedulian untuk Yatim dan Duafa

  • Santunan Ramadhan UBSI Cikarang 2026: Berbagi Sesama Insan di Bulan Penuh Berkah

  • Panduan Lengkap KIP Kuliah 2026: Jadwal, Syarat, dan Strategi Kuliah Gratis di Universitas BSI Bekasi

  • Strategi Lengkap dan Timeline Beasiswa KIP Kuliah 2026: Wujudkan Mimpi Kuliah di Universitas BSI Bekasi

  • Banjir Bekasi Hari Ini: 28 Titik Terendam dan Ribuan Warga Terdampak

  • Tips Bersih-Bersih Rumah Pasca Banjir Agar Hunian Kembali Sehat

  • Transformasi Digital Masyarakat: Call for Paper PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol. 5 No. 2 April 2026

  • SmartPath Internship Program Batch 9 Resmi Dibuka, Peluang Emas Gen Z Menuju Karier Data Profesional

Politik
Home›Politik›Hari Ini Tetap Masuk Kerja, Jangan Lupa!

Hari Ini Tetap Masuk Kerja, Jangan Lupa!

By Daya
19 October 2021
800
0
Share:

ignaltodays.com_ Hari ini tanggal 19 Oktober yang semula tanggal merah maulid Nabi Muhammad SAW tetap menjadi hari kerja biasa. Pasalnya tanggal merah pindah ke tanggal berikutnya untuk menghindari long weekend karena masih dalam masa pandemi.Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, keputusan Pemerintah menggeser libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dari Selasa (19/10) menjadi Rabu (20/10) untuk menghindari masyarakat memanfaatkan ‘hari kejepit’ pada Senin (18/10).

Biasanya, hari kejepit itu dimanfaatkan untuk libur panjang dan berpotensi menimbulkan pergerakan massa besar-besaran.”Jadi memang bukan kali ini aja kan Pak Menko, sudah beberapa kali kita menggeser gitu, untuk menghindari orang memanfatkan hari kejepit itu ya, sehingga dia keterusan (liburan),” ujar Wapres dikutip dari siaran pers Sekretariat Wakil Presiden saat kunjungan kerja di Kupang, NTT, Ahad (17/10).

Karena itu, kata Wapres, pertimbangan penggeseran libur agar tidak terjadi kembali lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi akibat pergerakan massa secara besar-besaran. Wapres mengingatkan, meskipun kondisi Covid-19 di Tanah Air saat ini sudah terkendali, tetapi prinsip kewaspadaan dan kehati-hatian harus dilakukan. “Karena itu, kita coba alasannya itu, walaupun memang sudah rendah tapi kita tetap antisipatif,” ujar Wapres.

Wapres mengatakan, Pemerintah tidak ingin kasus yang mulai rendah ini membuat semua pihak lengah, sehingga kasus Covid-19 kembali melonjak. Hal ini terjadi di beberapa negara di dunia.

“India itu kan ketika dia sudah rendah, kemudian terjadi pelonggaran-pelonggaran bahkan ada acara keagamaan akhirnya naik lagi, nah itu kita tidak ingin itu terulang di kita di Indonesia,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Selasa (19/10). Namun demikian, hari libur nasional peringatan Maulid digeser pada Rabu (20/10).

Ini berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Juni lalu untuk mengantisipasi pergerakan massa saat libur panjang.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat mendampingi Wakil Presiden dalam kunjungan kerja di Kupang, NTT, menyampaikan riset menunjukkan adanya kecenderungan masyarakan memanfaatkan hari ‘kejepit’ untuk memperpanjang libur.

Karena itu, keputusan pemerintah untuk menggeser hari libur nasional adalah untuk mengurangi pergerakan massa secara besar di waktu yang sama.

“Jadi mengenai penggeseran libur hari besar keagamaan itu memang pertimbangannya semata-mata adalah unutk menghindari masa libur yang panjang karena di celah antara hari libur dengan libur reguler itu ada hari kejepit yaitu hari Senin,” ungkap Muhadjir.

Muhadjir mengatakan, pengalaman Pemerintah selalu mengamati setiap libur panjang diikuti dengan pergerakan orang besar-besaran dari satu tempat ke tempat yang lain. Pergerakan ini juga akan diikuti dengan kenaikan Covid-19.

Meskipun, kondisi Covid-19 sudah mulai menurun, namun kewaspadaan dan kehati-hatian harus tetap dilakukan.

“Dan memang banyak yang menyatakan ini kan sudah mulai turun, ya justru dengan keadaan turun itu kita tidak ingin main-main lagi karena kita sudah pengalaman setiap turun kemudian kita membiarkan libur panjang tanpa ada intervensi kebijakan itu akan diikuti dengan kenaikan kasus,” kata Muhadjir.

Tagsga jadi liburmaulid nabi
Previous Article

Menang 3-0 atas China, Indonesia Juarai Thomas ...

Next Article

Akhir Pekan Produktif: Dosen UBSI adakan Workshop ...

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Daya

Related articles More from author

  • Rumitnya Silsilah Presiden Prancis Emmanuel Macron yang Bikin Publik Tercengang
    NewsPolitik

    Rumitnya Silsilah Presiden Prancis Emmanuel Macron yang Bikin Publik Tercengang

    21 June 2025
    By Daya
  • Pemuda Karawang Harapkan Pemimpin KNPI yang Inklusif dan Inovatif
    PendidikanPolitik

    Pemuda Karawang Harapkan Pemimpin KNPI yang Inklusif dan Inovatif

    21 December 2024
    By Daya
  • 5 Kelebihan Anis Rasyid Baswedan di Pilpres 2024
    Politik

    5 Kelebihan Anis Rasyid Baswedan di Pilpres 2024

    8 September 2023
    By Daya
  • Politik

    Perang Berkecamuk : Volodrymyr Zelensky mulai mendapat Simpati Dunia

    27 February 2022
    By Daya
  • Hari Buruh Dunia: Momen untuk Menghargai Upah dan Perlindungan Hak Buruh
    NewsPolitik

    Hari Buruh Dunia: Momen untuk Menghargai Upah dan Perlindungan Hak Buruh

    1 May 2024
    By Daya
  • Serangan Drone Houthi ke Bandara Ramon Israel: Dampak dan Implikasi Geopolitik
    Politik

    Serangan Drone Houthi ke Bandara Ramon Israel: Dampak dan Implikasi Geopolitik

    8 September 2025
    By Daya

Artikel Terbaru

  • 14 April 2026

    Lebih dari Sekadar Bumbu Dapur, Ini 5 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

  • 13 April 2026

    Jemput Masa Depan, UBSI Bekasi Sosialisasi Beasiswa Jalur Undangan di SMK Teratai Putih Global 2

  • 10 March 2026

    Berbagi Sesama Insan UBSI Bekasi: Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen Hadirkan Kepedulian untuk Yatim dan Duafa

  • 1 March 2026

    Santunan Ramadhan UBSI Cikarang 2026: Berbagi Sesama Insan di Bulan Penuh Berkah

  • 9 February 2026

    Panduan Lengkap KIP Kuliah 2026: Jadwal, Syarat, dan Strategi Kuliah Gratis di Universitas BSI Bekasi

logo

SignalTodays adalah situs berita online Indonesia yang dipublikasikan oleh PT. Signal Indonesia.

Situs berita online dengan tagline “Transparan dan Terpercaya”

Tentang Kami

  • Informasi Publish Berita : 0812 81818 516
  • info@signaltodays.com
  • Tim Redaksi

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
© Copyright SignalTodays. All rights reserved.